Veni Vidi Vici

Always be Mine

2 notes

-du jour: rapat super ituu..

holy-light:

  1. ketika diawali dengan syahadat, dan do’a
  2. dilanjutkan dengan basmallah
  3. lalu salam
  4. dan dibuka dengan tilawah
  5. dilanjutkan dengan pembahasan yang sudah teragendakan pada pertemuan sebelumnya
  6. diakhiri dengan pr, dan agenda pertemuan berikutnya
  7. review ulang!
  8. tausiah dan kata2 penyemangat
  9. lalu…

0 notes

Liburaaaan

Oh ngutang cerita liburan semester kmrn hehe.

Jadiii liburan semester kmrn sy diajak sama coci dan fituri ke sosi’s house. Daaaan sungguh lingkungan yang tenang, damai, no macet, sepi, enak banget buat liburan. Relax banget, jauh deh dari yang namanya rutinitas. Escape from reality intinya haha.

Ceritanya, hari itu lagi berleha-leha kmrn malem baru pulang banget dari acara K-Ped tercinta yang super seru. Ya acara K-Ped mana yang ga seru coba? Terus datanglah sms dr fitri megenai rencana liburan ke rumah sosi. yang intinya menanyakan mau gimana berangkatnya. Well, sy yg lagi asik baca komik sontak saja kaget bukannya bsk ya berangkatnya? Dan ternyata berangkatnya adalah malam ini, tanggalnya iya tanggal besok soalnya kami berangkat jam 12.15am. AM loh bukan PM -_- Daaan beres baca dan bls sms lgsg saja saya mencuci beberapa barang. Barang sy masih belepotan lumpur dan tanah mabro masist. Oh sms ini datang pada sore hari bada ashar-an.

Singkat cerita, malam pun datang. Udah siap dengan barang-barang, fituri udah dateng ke rumah, kami akan diantar oleh ayah bundaku ke stasiun. J-1 loh ini haha. Terus kita berangkat. Di tengah perjalanan, kita ngobrol-ngobrol gimana caranya sosi ke stasiun ya, apa mau dijemput aja? Well, kalau ke stasiun Bandung masih sempetlah ya jemput sosi dulu. Daaaan ternyata saudara-saudari, kami naik bukan dari stasiun Bandung tapi dari stasiun Kiaracondong. Huooo langsunglah kami mengebut, jauh loh itu kalau dari rumah kami di bandung coret dan cimahi pun coret. Maklum, ga pernah buka-buka kepoin tiketnya, jd aja banyak missedcomm hehe

Parah sih emang, tapi kebayangkan bakal segimana serunya liburan ini? Pembukaannya aja seru banget, apalagi isinya ;)

Finally, kami sampai di stasiun Kiaracondong dan di sana sudah ada sosi juga. Setelah pamit dan diberi wejangan, dimulailah perjalan 3 wanita shalehah (re. aamiin) menuju rumah sosi. Masih di stasiun nih, blm juga di perjalanan, kami udah diisengin lagi sama mas2 pemeriksa tiket. Karna perempuan semua mungkin ya. Akhirnya kita masuk dan menunggu kereta yg akan ditumpangi.

Kereta pun datang yeah! Kami naik, dan langsung aja duduk bertiga. Wah, naik kereta loh teman-teman, dalam jarak jauh pula. Maklum, wong ndeso bisa dihitung sebelah tangan udah pernah naik kereta berapa kali hehe. Keretanya cukup nyaman, ga kayak yang diceritain orang-orang bakal ada binatang di dalamnya. Terus ga kepanasan jg. Yak, kami menaiki kereta ekonomi. Di seberang kami duduk 1 keluarga yang isinya wanita semua.

Cit cat bentar, trs kami tidur juga bentar. Nah ini yang seru. Pemandangannya bagus loh bagus indah banget! Di kaca terlukis penuh hamparan sawah, matahari terbit pula. Subhanallah.. Trs jadi keingetan juga film 5cm haha random thought. Mau nyampe nih ceritanya, terus kita galau mau turun di mana, soalnya sosi biasa dijemput pake motor oleh ibunda. Sedangkan sikon skrg tidak memungkinkan kalau kita dijemput oleh ibu sosi. Jd, kita harus cari kendaraan umum.

Penumpang udah banyak yang turun, kereta udah keliatan kosong, muncullah seorang mas2 petugas kereta. Nah, lagi-lagi karena kita hanya terdiri dari perempuan diajak ngobrollah kami. Awal2 dia nanya mau ke mana, turun di mana, sampai dia cerita ttg hidup dia, dan berujung kenalan. Karena takut dan ga niat jujur tapi ga mau bohong juga, jadilah kami memberi nama potongan-potongan tak lazim nama kami. Kocak sih, jd setiap dari kami nyebutin nama, kami sontak cengengesan sendiri haha.

Oh, dari mas2 ini juga kita jd tau kalau di deket sini ada pantai. Insting ngebolang pun muncul, yuk mantai :D Kita turun di sebuah stasiun, berniat cari sarapan di dalam stasiun, dan bertemu dengan seorang ibu2 yang akan sarapan juga. Dunia itu sempit bung! Ibu tersebut ternyata memiliki anak yang beralmamater di ITB. Wah, Allah selalu melindungi kami. Tetap bimbing kami Ya Allah :) Jadi kita bisa cerita2 banyak sama ibu tersebut, nanya2 jalan, terus ibu tersebut jg mengantar kami menuju pantai dan mentraktir kami makan, alhamdulillah..

Ok, jd kami sampai di pantai. Ini foto2nya, silakan dinikmati.

image

image

image

image

image

Ceritanya bersambung lagi ya, maaf. Dan mohon doanya untuk kebaikan saya hehe. Terima kasih :)

0 notes

-xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx-

Selamat pagi! Yeay assalamualaikum temen-temen :)

Tumben banget bisa menyantai di pagi hari ini, luar biasa terharu :’) Nothing important in this text buuut, this day is so given. Alhamdulillah masih diberikan umur oleh Allah, alhamdulillah masih dikasih waktu, alhamdulillah diberikan pagi ini.

Yak, setelah kehectican kmrn dan akan terus berlanjut sampai uas, saya belajar banyak hal. Apa itu? Apa? Kalau milad saya selalu di masa-masa ujian haha nope I’m kidding. Haaaa text ini pasti ga akan berbobot but I’m soooo in the good mood. Well, until right now. Kmrn nyampe rumah cape banget, tidur, makan di kasur, bangun pagi jam 6. Kapan lagi coba bisa berleha-leha kayak gini. I know I’ll regret it in the several hours later. But but I need time like this. Well, wish me luck and keep praying for me :D

Honestly, I just feel like I want to write something but I don’t know what is it I’m feeling so happy but I don’t know what is the reason behind that feeling. What a strange life isn’t it? Oh or what a strange person am I?

0 notes

Kematian adalah peristiwa tercepat yang menjadikan segala tinggal sejarah.
Asma Nadia

2 notes

De, Mungkin Kami tak Sanggup Sehebat Kamu..

Tubuh kecil dengan mata merah itu nampak tengah asyik bermain di masjid sebelum sang guru ngaji datang untuk mengajar. Kami memanggilnya dari balik kaca, ia pun bergegas keluar menemui kami sambil tak mengerti apapun.

Kiki namanya, di antar salah satu relawan kampus peduli bocah laki-laki ini langsung menemui guru ngajinya untuk meminta izin tak ikut pengajian malam itu. Ia mengantarkan kami menyusuri jalanan kecil nan gelap menuju rumah biliknya di kampung cihideung sasak garut. Dengan baju agak basah karena gerimis ia mengetuk pintu rumah dan memanggil-manggil nama neneknya, mak juah.

Kiki kini berusia 12 tahun, sejak berusia 3 bulan kiki sudah ditinggal kedua orang tuanya untuk merantau ke sumatra, sejak pergi hingga kini tak terdengar lagi kabar tentang orang tua kiki, entah masih hidup atau sudah tiada. Kiki di rawat oleh nenek kesayangan nya  yang kini sudah renta dan sakit-sakitan,  bahkan susah untuk berjalan.

Untuk hidup, sepulang sekolah Kiki langsung bekerja. Pada musim alpukat ia berangkat ke kebun-kebun warga untuk mencari alpukat rontokan, alpukat rontokan dengan berbagai kondisi ini biasa orang beli dari kiki dengan harga murah, tak jauh dari 5 ribu rupiah. Ketika musim alpukat habis kiki beralih pekerjaan menjadi pencari kayu bakar di bukit yang letaknya cukup jauh, sehari ia bisa mengumpulkan kayu bakar dan di jual seharga 3 ribu rupiah.

Dengan hasil bekerjanya ini kiki bisa membeli beras, kiki sendiri yang langsung memasak beras menjadi bubur yang hanya di bumbui garam. Bubur inilah yang menjadi santapan kiki bersama mak jua setiap hari.

Pertemuan dengan kiki malam itu sungguh sangat berkesan bagi kami. Kekuatan, keteguhan dan keterampilan kiki untuk mengelola kehidupan yang seberat itu sangat patut di acungi jempol. Dalam hal ini kiki dengan usianya bahkan jauh lebih hebat dan pintar di bandingkan kami.

Alhamdulillah kiki siap hijrah ke bandung dan bersama dengan anak yatim hebat lainnya menjadi  santri pondok prestatif indonesia. Pondok prestatif Indonesia (PPI) adalah salah satu program post pendidikan kampus peduli yang mengumpulkan  anak-anak yatim dhuafa bermental hebat dari berbagai pelosok di indonesia, di PPI ini anak-anak yatim akan di bina dengan konsep tauhidpreneur dimana selain menjadi sholeh ditargetkan jiwa-jiwa kepemimpinan, kemandirian, kepedulian dan kelembutan hati  muncul pada diri anak-anak yatim ini dan menjadi karakter yang kuat. bismillah..

Matanya Ya Allah..

Begitu besar beban yang Kiki pikul

Senyuman itu belum cukup menutupinya, dia letih

Tolong cintai dan lindungi Kiki, seperti yang Engkau janjikan dalam qalam-Mu

More: http://www.facebook.com/media/set/?set=a.307007519429966.1073741834.100003621606190&type=1&notif_t=like

Filed under KampusPeduli kiki PondokPrestatifIndonesia

1 note

ITB Scholarship Fair 2013

itbscholarshipfair:

Sebuah pameran beasiswa pertama dan terbesar yang akan diadakan di Institut Teknologi Bandung.

ITB Scholarship Fair 2013 merupakan sarana untuk mendapatkan informasi beasiswa bagi mahasiswa ITB dan ajang untuk menyalurkan aspirasi mengenai masalah terkait penerimaan beasiswa. Beberapa rangkaian acara yang akan diselenggarakan adalah Roadshow, Expo, dan Seminar.

(Source: itbscholarship)